Pesan chat lengkap dugaan pelecehan Mohan Hazian terhadap model Malaysia, reaksi istri memperihatinkan

Table of Contents

Viral di media sosial, seorang model asal Malaysia dengan inisial UI ikut angkat bicara dan mengungkap isi pesan pribadinya dengan Mohan yang dinilai tidak layak.

Melalui akun @Ui2912, UI mengungkap percakapan mereka pada tahun 2024, ketika keduanya membahas proyek pemotretan merek Mohan.

Namun, percakapan profesional tersebut menjadi tidak nyaman setelah Mohan mengajukan undangan yang bersifat pribadi.

"Saya memiliki jadwal kosong pada malam tanggal 15 Februari setelah saya memangkas rambut," ujar UI.

"Bagaimana kalau kita minum?" tanya Mohan.

"Masakan malam juga diperbolehkan," tutup UI.

“Kita dan dia,” jawab Mohan.

“Gimana istirahatnya?” tanya UI.

"Kita perlu menyewa kamar untuk beristirahat?" tanya Mohan balik.

"Apa yang kamu maksud? menyewa kamar untuk apa?" tanya UI.

UI mengakui bahwa Mohan kembali mengirim pesan terkait penyewaan kamar, tetapi percakapan tersebut telah dihapus. Merasa tidak nyaman, UI langsung memperingatkan Mohan dan memutuskan untuk keluar dari proyek tersebut.

Hai Mohan, ada sesuatu yang ingin saya sampaikan kepadamu. Saya merasa tidak nyaman ketika kamu mengajak saya minum secara privat, serta menggunakan fitur menghilang di Instagram untuk bertanya apakah perlu membuka kamar untuk beristirahat.

Saya berada di sini untuk menyampaikan bahwa hal ini sangat tidak pantas dan sama sekali tidak profesional. Saya datang hanya untuk keperluan pemotretan, tidak ada yang lebih dari itu. Jika kamu merasa saya memperbesar masalah ini, saya tidak keberatan untuk tidak terlibat dalam kampanye photoshoot ini," ujar UI.

Mohan juga meminta maaf dan mengakui sedang mabuk saat mengirim pesan itu.

"Baik, saya mohon maaf. Saya mabuk semalam. Saya benar-benar meminta maaf. Tidak bermaksud membuat kamu merasa tidak nyaman," ujar Mohan.

"Saya akan mengirim pembayaran besok pagi. Karena hari ini terlambat untuk melakukan transaksi. Tim saya akan mengganti kerugian, terima kasih," tambahnya.

Namun, alasan mabuk justru memicu kemarahan UI semakin meningkat.

"Mengapa kamu meminta maaf di awal? Mabuk bukan alasan untuk melakukan hal seperti itu terhadap perempuan. Dan juga, mabuk tujuannya untuk menghapus (chat sebelumnya) agar tidak ada jejaknya? Lupakan soal pembayaran, aku mundur dari pemotretan dan tidak ingin wajahku muncul di (brand Mohan)," tutup UI.

"Sekali lagi aku mohon maaf. Ini menjadi pelajaran berharga bagiku. Aku menghargainya. Sebagai bentuk tanggung jawab, aku akan membayar kamu untuk sesi pemotretan, mengenai foto tersebut, tidak akan dipublikasikan, tolong maafkan aku," jawab Mohan kembali.

UI mengakui telah memposting kejadian tersebut agar diketahui oleh istri Mohan. Namun, respons Alya Putri justru mengejutkannya.

"Kamu adalah wanita yang baik," tulis Alya Putri.

"Respons istrinya hanya seperti ini?" tanya UI.

Pernyataan itu membuat Alya mendapat perhatian publik. Jika sebelumnya banyak dukungan, kini sebagian netizen meragukan sikapnya yang dianggap terlalu santai di tengah semakin banyaknya pengakuan korban.

Dokter Tirta Speak Up

Dokter Tirta memberikan data 'A1' mengenai dugaan pelecehan yang melibatkan nama kreator konten, Mohan Hazian.

Data tersebut disampaikan oleh Dokter Tirta melalui akun X (sebelumnya Twitter) miliknya.

Di unggahannya, Dokter Tirta menyebut adanya bukti percakapan (chat) yang dimiliki oleh seseorang yang mengklaim mewakili sebuah merek.

Tokoh tersebut, lanjut Tirta, memiliki inisial GBN dan pernah berkomunikasi dengan pihak korban.

"Info A1. Bukti percakapan di tangan salah satu individu yang menyatakan mewakili merek T. Dengan nama "GBN", pihak tersebut menghubungi korban dan secara terbuka meminta maaf atas kejadian pelecehan yang dialami korban," tulis Dokter Tirta melalui X pada Rabu (11/2/2026).

Ia menganggap hal tersebut bertentangan dengan penjelasan Mohan Hazian sebelumnya, yang menyebut kejadian itu sebagai 'kesalahan' tanpa mengakui adanya unsur pelecehan.

"Ini bertentangan dengan penjelasan M yang mengatakan 'khilaf'. Apakah benar masih ada netizen yang membela M?" lanjutnya.

Tak boleh dibagikan

Dokter Tirta menekankan bahwa bukti pesan tersebut tidak boleh dipublikasikan di media sosial.

Namun, ia menganggap kehadiran chat tersebut sebagai tanda kuat bahwa pihak merek mulai merasakan tekanan serius dari masyarakat.

"Bukti percakapan tidak diperbolehkan untuk dibagikan di media sosial. Namun ini menunjukkan bahwa brand sedang menghadapi tekanan berat dan pemegang saham mengambil keputusan sendiri tanpa M," tulisnya.

Soroti circle Mohan

Dokter yang juga menjadi influencer kesehatan dan olahraga, dr Tirta Mandira Hudhi atau dikenal sebagai Dokter Tirta, ikut menyampaikan pernyataannya melalui akun X (dulunya Twitter).

Ia menganggap lingkaran pertemanan Mohan cenderung mengungkit masalah lama, termasuk kasus Gofar Hilman.

Mereka tampak berusaha tetap netral karena alasan tertentu.

"Intinya, kelompok Mohan mengangkat kasus Gofar sebagai alasan untuk tetap netral. Saya sudah menjelaskan, dalam situasi seperti ini seharusnya mendukung korban terlebih dahulu. Tapi mereka tetap bersikeras," tulis Dokter Tirta melalui akun X.

Menurut Dokter Tirta, sikap tersebut justru menunjukkan adanya isu yang lebih besar dalam lingkungan pertemanan Mohan.

Ia mengatakan sebagian besar lingkaran tersebut terdiri dari pemilik merek lokal dan pengaruh di dunia mode.

"Circle-nya biasanya para pemilik brand lokal dan influencer di skena fashion. Ini yang menjadi masalah. Terkesan para pemilik brand lokal menjadi pemicu," tulisnya.

Dokter Tirta selanjutnya merespons salah satu pertanyaan dari akun @momenteeee yang menyentuh sikap diam lingkaran Mohan.

"Terus ada yang menyebut, lingkarannya diam = sering melihatnya seperti itu berarti dok?" tanya akun tersebut.

Dokter Tirta merespons bahwa sikap diam tersebut lebih disebabkan oleh kesetiaan dalam pertemanan.

"Karena mereka lebih takut kehilangan Mohan. Artinya loyalitas teman. Padahal Mohan tanpa kita juga bisa bertahan. Kaya raya kok. Jangan. Sales thanksom per hari kan ribuan pcs bang," katanya.

Pengakuan Mohan Hazian

Mohan Hazian dikaitkan dengan dugaan pelecehan terhadap seorang wanita bernama Saa yang memiliki akun @aarummanis.

Akibat dugaan kasus pelecehan, kini Mohan Hazian telah dipecat dari jabatannya sebagai CEO Thanksinsomnia.

Berterima kasihinsomnia merupakan salah satu merek pakaian streetwear lokal dari Tangerang Selatan, Indonesia, yang didirikan oleh Mohan Hazian pada tahun 2011.

Merek ini terkenal berkat desain yang modern, gaya hidup skateboard dan hip-hop, serta kerja sama yang sering dilakukan.

Kini karier yang telah dibangunnya dengan penuh perjuangan tiba-tiba hancur akibat kasus pelecehan.

Dalam sebuah pernyataan tertulis di Instagram, Mohan Hazian menyampaikan permintaan maaf terkait keributan yang muncul di media sosial.

Ia menyadari bahwa perdebatan yang muncul telah mendapat perhatian besar dari masyarakat.

Dalam penjelasannya, Mohan juga mengungkap beberapa poin penting mengenai tuduhan yang ditujukan kepadanya.

Pertama, Mohan dengan tegas menyangkal dikaitkan sebagai pelaku pemerkosaan.

Ia menolak dengan tegas narasi yang menyatakan bahwa dirinya melakukan tindakan tersebut.

Mohan menegaskan bahwa ia tidak pernah melakukan pemerkosaan terhadap siapa pun.

"Namun yang ingin saya tekankan adalah saya tidak seperti yang dituduhkan, saya bukan seorang pelaku pemerkosaan dan saya tidak pernah melakukan pemerkosaan terhadap siapa pun," kata Mohan, dikutip oleh Kompas.com.

Namun, Mohan tidak sepenuhnya mengabaikan kesalahan yang pernah ia lakukan di masa lalu.

Ia mengakui bahwa ia pernah melakukan kesalahan dalam hubungannya dengan seorang wanita lain.

Pernyataan itu diungkapkannya meskipun ia menyangkal melakukan pelecehan seksual terhadap @aarummanis.

Menurut Mohan, kesalahan tersebut menjadi masalah pribadi yang berdampak signifikan terhadap keluarganya.

Segala kesalahan yang terjadi di masa lalu adalah murni kesalahan saya sendiri karena hubungan dengan perempuan lain.

Namun, peristiwa itu telah berdampak pada istri dan anak saya," tulis Mohan.

Selain mengemukakan pengakuan, Mohan juga menyatakan siap menanggung akibat dari tindakannya.

Ia menganggap kejadian ini sebagai pelajaran berharga dalam kehidupan.

Mohan berharap pengalaman menyakitkan itu bisa membuatnya menjadi seseorang yang lebih baik di masa depan.

Beberapa dampak telah ia alami karena isu ini.

Ia diketahui dipecat dari komunitas Thanksinsomnia.

Selain itu, karya bukunya juga ditarik oleh penerbit Shira Media.

Selain itu, konten kolaborasinya dengan Jejeouw juga dihapus dari USS Feed.

Semua konsekuensi tersebut, menurut Mohan, merupakan bagian dari tanggung jawab yang harus ia terima.

Posting Komentar