Tottenham Pecat Pelatih Thomas Frank, Arteta: Sang Pelatih Hebat

Table of Contents

Pelatih Arsenal Mikel Arteta menyampaikan rasa belas kasihan dan penghormatan kepada Thomas Frank yang dipecat oleh Tottenham Hotspur, Rabu (11/2/2026). Arteta menggambarkan pelatih asal Denmark tersebut sebagai sosok pelatih dan pribadi yang luar biasa.

Frank harus meninggalkan Tottenham setelah serangkaian hasil negatif menyebabkan klub London Utara tersebut terjebak di peringkat ke-16 klasemen Liga Primer, hanya lima poin di atas zona degradasi. Ia dinilai tidak mampu memperoleh kesuksesan yang sama seperti yang pernah diraih bersama Brentford.

“Thomas adalah pelatih yang luar biasa. Ia juga seorang pria yang luar biasa dan telah membuktikannya di Liga Primer,” ujar Arteta kepada jurnalis menjelang pertandingan Arsenal melawan Brentford, Kamis (12/2/2026) dini hari WIB.

Arteta mengakui bahwa pemecatan Frank adalah berita yang mengecewakan, tetapi ia juga memahami betapa sengitnya persaingan di Liga Premier Inggris. Menurutnya, hasil akhir sering kali menjadi penentu nasib seorang pelatih.

"Kami memahami bahwa tanggung jawab kami melebihi sekadar penampilan. Terkadang hasil menentukan apa yang terjadi pada kami. Saya berharap yang terbaik untuk apa pun yang akan dia lakukan selanjutnya," katanya.

Spurs dijadwalkan menghadapi Arsenal dalam pertandingan derbi London Utara pada 22 Februari mendatang. Laga ini bisa saja penuh ketidakpastian karena Tottenham akan dilatih oleh pelatih sementara atau figur baru.

Arteta menyatakan bahwa timnya telah terbiasa menghadapi lawan yang diarsiteki oleh pelatih baru musim ini. Keadaan ini mendorong Arsenal untuk lebih adaptif dalam persiapan taktis dan tidak terlalu mengutamakan perubahan strategi dari lawan.

"Pada akhirnya Anda belajar bukan hanya dari perubahan manajer, tetapi juga dari hal-hal yang mungkin mereka ubah ketika menghadapi Anda. Oleh karena itu, kami lebih fokus pada diri sendiri dan tujuan yang ingin kami capai," ujar Arteta.

Saat ditanya apakah klub-klub Liga Primer terlalu cepat dalam mengganti pelatih, Arteta mengatakan setiap klub memiliki situasi yang berbeda. Namun, ia menekankan bahwa persaingan yang sangat ketat membuat semua pelatih berada dalam kondisi rentan.

"Liga ini sangat ketat persaingannya. Siapa saja bisa mengalahkan Anda pada hari itu dan hal tersebut sangat sulit untuk diatasi," katanya.

Saat menghadapi pertandingan melawan Brentford, Arteta juga menyebutkan bahwa keputusan akhir mengenai kondisi fisik Bukayo Saka dan Martin Odegaard akan diambil menjelang pertandingan, sementara Max Dowman masih belum bisa turun bermain.

Posting Komentar